UIN Jakarta Perkuat Pengendalian Pencemaran Air melalui Riset, Pengolahan Limbah, dan Inovasi Lingkungan
Jakarta, Green Campus UIN Jakarta – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas sumber daya air melalui berbagai program pengendalian pencemaran di lingkungan kampus dan kawasan sekitarnya. Upaya ini dilakukan dengan mengintegrasikan kebijakan institusi, penelitian ilmiah, pengelolaan limbah cair, hingga edukasi lingkungan yang melibatkan sivitas akademika.
Komitmen tersebut didukung oleh kebijakan pengelolaan lingkungan kampus, termasuk Surat Edaran Rektor Nomor 22 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Air. Kebijakan ini menjadi salah satu landasan dalam mengembangkan program pengelolaan sumber daya air yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Salah satu bentuk kontribusi UIN Jakarta dalam pengendalian pencemaran air diwujudkan melalui penelitian dan kolaborasi akademik terkait keberlanjutan ekosistem Situ Gintung. Penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Wilayah dan Lingkungan pada 2025 berjudul Sustainable Management Strategies in Urban Lake (Situ Gintung, Kota Tangerang Selatan) menghasilkan strategi pengelolaan danau berbasis analisis SWOT Kuadran I.
Penelitian tersebut merekomendasikan sejumlah langkah pengendalian pencemaran secara bertahap. Dalam jangka pendek, upaya difokuskan pada kegiatan pembersihan sampah di sekitar saluran air serta sosialisasi penggunaan pupuk hayati yang lebih ramah lingkungan kepada masyarakat dan petani sekitar. Untuk jangka menengah, strategi diarahkan pada pemantauan limbah industri dan pengerukan sedimentasi danau. Sementara itu, dalam jangka panjang, diperlukan perbaikan saluran masuk air limbah serta pengujian kualitas air secara berkala.
Selain penelitian pengelolaan danau, UIN Jakarta juga mendukung pemantauan kondisi ekosistem perairan melalui kajian biodiversitas dan kualitas habitat ikan di Situ Gintung. Penelitian yang diterbitkan dalam Biowallacea: Journal of Biological Research pada 2026 mengkaji karakteristik habitat ikan nila (Oreochromis niloticus) pascarestocking. Kajian ini mencakup keanekaragaman ikan, vegetasi perairan, suhu, tingkat keasaman (pH), oksigen terlarut (DO), dan total padatan terlarut (TDS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah parameter fisik dan kimia perairan masih berada pada rentang yang mendukung keberlangsungan habitat ikan nila. Temuan tersebut menjadi dasar ilmiah untuk mendukung pemantauan ekosistem perairan dan pengelolaan kualitas air secara berkelanjutan.
Di lingkungan internal kampus, pengendalian pencemaran juga dilakukan melalui penyediaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). UIN Jakarta mengoperasikan fasilitas pengolahan limbah cair dengan metode biologis di Laboratorium Terpadu dan laboratorium Fakultas Kedokteran. Fasilitas ini berfungsi mengolah air limbah yang dihasilkan dari aktivitas laboratorium dan kegiatan akademik sebelum dialirkan atau dimanfaatkan kembali sesuai ketentuan kualitas lingkungan.
Tidak hanya mengandalkan fasilitas pengolahan limbah, inovasi berbasis kimia lingkungan turut dikembangkan oleh Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi. Salah satunya melalui pembuatan dan pemanfaatan eco-enzyme dari limbah organik yang diaplikasikan di saluran air kawasan kampus. Program ini menjadi bentuk penerapan prinsip ekonomi sirkular dengan mengolah sisa bahan organik menjadi produk yang memiliki nilai guna bagi upaya pengelolaan lingkungan.
Upaya pengendalian pencemaran air juga diperkuat melalui kampanye kesadaran lingkungan. UIN Jakarta memanfaatkan media edukasi seperti spanduk dan media sosial untuk mengajak sivitas akademika menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan air secara bertanggung jawab, serta tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, UIN Jakarta berupaya menjadikan pengendalian pencemaran air sebagai bagian dari budaya dan tata kelola kampus berkelanjutan. Sinergi antara kebijakan, penelitian, infrastruktur pengolahan limbah, inovasi, dan partisipasi masyarakat diharapkan dapat menjaga kualitas sumber daya air sekaligus mendukung pelestarian ekosistem perairan di sekitar kampus.
