UIN Jakarta Hadiri Lokakarya Nasional UI GreenMetric 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Yogyakarta, 29 April 2026 – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta turut berpartisipasi dalam Lokakarya Nasional UI GreenMetric untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga ini menjadi forum strategis bagi perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam mewujudkan kampus berkelanjutan.
Mengusung tema “Green Campus, Bright Future: Integrasi UI GreenMetric dalam Mewujudkan Kampus Hijau Berbasis Ekoteologi”, lokakarya membahas penguatan implementasi keberlanjutan di lingkungan perguruan tinggi melalui integrasi indikator UI GreenMetric dengan nilai-nilai keagamaan. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan perwakilan dari berbagai PTKI di Indonesia, dengan sekitar 56 perguruan tinggi dan lebih dari 160 peserta yang hadir.
Keikutsertaan UIN Jakarta dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan dan memperkuat strategi pengembangan Green Campus. Forum ini memberikan kesempatan bagi perguruan tinggi untuk berbagi pengalaman, praktik baik, serta strategi dalam menerapkan prinsip keberlanjutan pada berbagai aspek pengelolaan kampus.
Dalam lokakarya, pembahasan mengenai UI GreenMetric tidak hanya diarahkan pada pencapaian pemeringkatan, tetapi juga pada bagaimana indikator keberlanjutan dapat menjadi instrumen untuk mendorong transformasi tata kelola perguruan tinggi. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian mencakup infrastruktur dan tata ruang, energi dan perubahan iklim, pengelolaan limbah, konservasi air, transportasi ramah lingkungan, serta pendidikan dan riset berbasis keberlanjutan.
Pendekatan ekoteologi turut menjadi salah satu gagasan utama dalam lokakarya. Sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam, penerapan konsep kampus hijau tidak hanya dipandang dari aspek teknis dan lingkungan, tetapi juga dikaitkan dengan nilai moral dan keagamaan. Pendekatan tersebut menempatkan manusia sebagai bagian dari ekosistem yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian alam.
Salah satu agenda penting dalam rangkaian lokakarya adalah penandatanganan komitmen implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) oleh pimpinan perguruan tinggi yang hadir. Komitmen tersebut menjadi bentuk keseriusan perguruan tinggi dalam mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam kebijakan, tata kelola, pendidikan, penelitian, serta berbagai aktivitas akademik dan kelembagaan.
Selain sesi diskusi dan penguatan komitmen, peserta juga memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai praktik keberlanjutan yang telah dikembangkan oleh UIN Sunan Kalijaga. Rangkaian kegiatan mencakup kunjungan ke sejumlah fasilitas unggulan, termasuk pengelolaan sampah dan layanan fasilitas yang mendukung aksesibilitas dalam ekosistem kampus berkelanjutan.
Bagi UIN Jakarta, keikutsertaan dalam Lokakarya Nasional UI GreenMetric 2026 menjadi momentum untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi dengan perguruan tinggi lainnya dalam pengembangan kampus hijau. Berbagai wawasan dan praktik baik yang diperoleh dari forum tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam memperkuat program Green Campus UIN Jakarta serta mendorong penerapan prinsip keberlanjutan yang lebih terintegrasi di lingkungan universitas.
Melalui partisipasi dalam forum nasional ini, UIN Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kampus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Penguatan Green Campus diharapkan dapat menjadi bagian dari transformasi kelembagaan yang melibatkan seluruh sivitas akademika serta memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs.
