PBAK UIN Jakarta Day-2 Kenalkan Kode Etik dan Budaya Green Campus kepada Mahasiswa Baru

PBAK UIN Jakarta Day-2 Kenalkan Kode Etik dan Budaya Green Campus kepada Mahasiswa Baru

Jakarta, 27 Agustus 2026 — Rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memasuki hari kedua pada Kamis, 27 Agustus 2026. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa baru mendapatkan pengenalan mengenai berbagai layanan dan budaya kehidupan kampus, termasuk penerapan kode etik serta budaya Green Campus di lingkungan UIN Jakarta.

Pada sesi Talk Show 6: Pengenalan Layanan UIN Jakarta, Kepala Pusat Pengembangan Green Campus UIN Jakarta, Prof. Dr. Hendrawati, M.Si., hadir sebagai salah satu narasumber bersama sejumlah pimpinan dan perwakilan unit layanan UIN Jakarta. Sesi yang berlangsung pada pukul 13.05–14.20 WIB tersebut menjadi salah satu kesempatan untuk memperkenalkan kepada mahasiswa baru bahwa keberlanjutan lingkungan merupakan bagian dari budaya dan kehidupan akademik di kampus.

PBAK U 2026

Dalam penyampaiannya, Prof. Hendrawati memperkenalkan kode etik dan budaya Green Campus sebagai pedoman perilaku yang perlu diterapkan oleh seluruh civitas akademika. Green Campus tidak hanya berkaitan dengan penghijauan atau pengelolaan lingkungan secara fisik, tetapi juga mencakup kebiasaan dan perilaku warga kampus dalam menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, aman, dan berkelanjutan.

Mahasiswa baru diajak untuk membangun kebiasaan sederhana yang dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan kampus. Beberapa budaya Green Campus yang diperkenalkan meliputi mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, membiasakan berjalan kaki ketika berpindah lokasi di dalam kampus, serta tidak merokok di area kampus sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat.

Selain itu, mahasiswa juga diingatkan untuk bijak dalam menggunakan listrik, seperti mematikan lampu dan perangkat elektronik ketika tidak digunakan. Upaya menjaga lingkungan juga dilakukan dengan meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai serta membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenis dan fasilitas pengelolaan sampah yang tersedia.

Budaya Green Campus juga tidak terlepas dari pembentukan lingkungan akademik yang beretika. Mahasiswa diharapkan untuk senantiasa menjaga perilaku sopan dan tutur kata yang baik, menghargai sesama, serta ikut menciptakan ruang kampus yang aman dan nyaman bagi seluruh warga UIN Jakarta. Hal tersebut juga berkaitan dengan komitmen kampus dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

Pengenalan kode etik dan budaya Green Campus kepada mahasiswa baru menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran bahwa keberlanjutan kampus merupakan tanggung jawab bersama. Setiap kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten, mulai dari berjalan kaki, menghemat energi, mengurangi sampah plastik, hingga menjaga sikap terhadap sesama, menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan kampus yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Melalui PBAK, UIN Jakarta tidak hanya memperkenalkan sistem akademik dan berbagai layanan kampus kepada mahasiswa baru, tetapi juga menanamkan nilai dan kebiasaan yang diharapkan menjadi bagian dari kehidupan mereka selama menempuh pendidikan. Green Campus menjadi budaya bersama, dimulai dari perilaku setiap individu di lingkungan kampus.