Konsumsi Listrik Menurun, UIN Jakarta Perkuat Komitmen Efisiensi Energi Kampus
Jakarta, Green Campus UIN Jakarta – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menunjukkan tren penurunan konsumsi listrik dalam tiga periode pencatatan terakhir. Capaian ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam meningkatkan efisiensi energi dan mendukung pembangunan berkelanjutan melalui program Green Campus.
Berdasarkan data konsumsi listrik, penggunaan energi listrik UIN Jakarta pada periode November 2023 hingga Oktober 2024 tercatat sebesar 9.424.866 kWh. Angka tersebut menurun menjadi 8.809.775 kWh pada periode November 2024 hingga Oktober 2025, atau berkurang sekitar 6,53 persen. Sementara itu, pada periode November 2025 hingga Juni 2026, konsumsi listrik tercatat sebesar 4.912.621 kWh. Data tahun 2026 masih mencakup delapan bulan pencatatan sehingga belum dapat dibandingkan secara langsung dengan data satu tahun penuh.
![[2.6] Electricity Usage per Year (in Kilowatt hour) (1)](https://asset.uinjkt.ac.id/uploads/CcPplnPT/2026/10/26-electricity-usage-per-year-in-kilowatt-hour-1.png)
Penurunan konsumsi listrik ini didukung oleh kebijakan dan berbagai langkah penghematan energi di lingkungan kampus. Melalui Surat Edaran Nomor 10 Tahun 2026, UIN Jakarta mengatur penggunaan pendingin ruangan pada suhu 24–27°C serta mewajibkan pemadaman lampu, AC, komputer, dan perangkat listrik lainnya setelah jam kerja. Kebijakan tersebut juga mendorong sivitas akademika untuk menggunakan tangga dan mengurangi penggunaan lift.
Selain pengaturan operasional, kampus terus meningkatkan penggunaan peralatan hemat energi. Pada 2026, tingkat penggunaan perangkat hemat energi mencapai rata-rata 86,1 persen, mencakup 12.290 lampu LED dan 1.568 unit AC inverter. UIN Jakarta juga mengoptimalkan pencahayaan alami melalui pemanfaatan atap dan jendela kaca, serta mengoperasikan 396 lampu jalan bertenaga surya yang tidak bergantung pada jaringan listrik PLN.
Upaya efisiensi turut diperkuat melalui kampanye perubahan perilaku di lingkungan kampus. Sivitas akademika diajak membiasakan diri mencabut pengisi daya yang tidak digunakan, mematikan sakelar listrik, dan memilih menggunakan tangga. Langkah-langkah sederhana tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengurangi pemborosan energi dan menekan emisi karbon.
Capaian ini menjadi salah satu bentuk kontribusi UIN Jakarta dalam mendukung indikator Energy and Climate Change pada UI GreenMetric World University Rankings. Melalui penerapan kebijakan, pemanfaatan teknologi hemat energi, serta partisipasi sivitas akademika, UIN Jakarta terus mendorong pengelolaan kampus yang lebih efisien dan berkelanjutan.
