Akselerasi Transisi Energi Bersih, Produksi Energi Terbarukan UIN Jakarta Tembus 1,5 Juta kWh
Jakarta, Green Campus UIN Jakarta – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan sistem energi kampus yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui pengintegrasian berbagai sumber energi terbarukan di lingkungan kampus, yang selaras dengan Keputusan Rektor Nomor 1415 Tahun 2024 tentang Kebijakan Green Campus serta Surat Edaran Rektor Nomor 21 Tahun 2024 tentang Manajemen Energi.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi kriteria Energy and Climate Change dalam UI GreenMetric World University Rankings, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDG 7) terkait energi bersih dan terjangkau.
Peningkatan Signifikan Produksi Energi Surya (Solar PV)
Sebagai wujud nyata transisi energi rendah karbon, UIN Jakarta telah memasang sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop di beberapa gedung utama bekerja sama dengan PT Agra Surya Energi. Kapasitas total PLTS rooftop ini mencapai 270,17 kWp yang mencakup Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Gedung Rektorat, serta Auditorium Harun Nasution.
Berdasarkan data evaluasi, total produksi energi terbarukan UIN Jakarta mengalami peningkatan dari 1.446.760,98 kWh pada tahun 2025 menjadi 1.542.323,90 kWh pada tahun 2026. Pertumbuhan positif ini didorong secara signifikan oleh optimalisasi dan ekspansi sistem PLTS rooftop di fakultas:
-
PLTS FST: Lonjakan produksi energi mencapai 172,6%, naik dari 33.392,64 kWh menjadi 91.043,98 kWh.
-
PLTS FITK: Peningkatan impresif sebesar 181,1%, naik dari 20.930,04 kWh menjadi 58.841,62 kWh.
Sistem PLTS on-grid hybrid yang diterapkan memungkinkan energi surya digunakan langsung untuk memenuhi kebutuhan listrik gedung, sementara kelebihan pasokan dicatat melalui meteran pintar (advanced meter) yang terintegrasi secara transparan.
Peran PJU Tenaga Surya dan Cadangan Energi Biosolar
Selain PLTS gedung, UIN Jakarta juga mengoperasikan 396 unit Lampu Jalan Tenaga Surya (Solar Street Lighting) yang tersebar di area jalan utama dan area parkir kampus. Lampu ini beroperasi secara mandiri tanpa bergantung pada jaringan PLN dengan kontribusi energi stabil sebesar 481.925 kWh per tahun.
Untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan darurat, UIN Jakarta memanfaatkan generator berbahan bakar biosolar (campuran solar fosil dan Fatty Acid Methyl Ester / FAME dari minyak nabati) dengan pasokan stabil sebesar 910.513,30 kWh per tahun yang lebih ramah lingkungan dibandingkan diesel konvensional.
Melalui kombinasi pemanfaatan energi surya dan biosolar ini, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tidak hanya berhasil menekan emisi gas rumah kaca dan mengoptimalkan sumber daya lokal, tetapi juga terus memperkuat kepemimpinannya dalam aksi iklim dan keberlanjutan perguruan tinggi.
